Tips Menulis Genre Dark Romance: Ketika Cinta dan Luka Berjalan Bersisian
Sebelum menyelam ke dalam genre dark romance, alangkah baiknya memahami apa itu dark romance.
Dark romance bukanlah kisah cinta remaja yang manis, apalagi romansa dewasa yang matang. Genre ini justru menggambarkan hubungan yang tumbuh di balik sisi tergelap manusia.
Kisah cinta ini selalu melibatkan emosi yang intens antara dua karakter, biasanya terjadi di situasi penuh bahaya, tekanan, dan jauh dari kisah cinta pada umumnya.
Kalau kamu mau mulai menulis dark romance, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sejak awal.
1. Alur
Dalam dark romance, cerita berkembang di lingkungan yang penuh konflik. Alurnya jarang berjalan lurus, selalu berliku, naik turun, dan berubah arah, sudah seperti roller coaster.
Awalan cerita ini tidak di buka dengan cinta, tapi luka, trauma, atau bahkan ketidak sengajaan yang mengharuskan para karakter saling terikat. Jadi romansa mereka akan hadir di pertengahan, di situasi mereka yang tidak mendukung.
Sama halnya dengan alur cerita Rescue Me by Hiimilan. Di mana hubungan Enricco dan Isla hadir di tengah-tengah perebutan kekuasaan. Enricco tahu, mencintai Isla berarti menjerumuskan dirinya ke dalam bahaya, bahkan bisa berakhir dengan kematian. Tapi ia tidak peduli, ia tetap memilih jatuh cinta padanya.
2. Karakter
Ciptakan karakter yang kuat. Kebanyakan dan tidak jarang karakter dalam dark romance punya masa lalu kelam, ketakutan, atau pergulatan batin yang mempengaruhi kepribadian mereka.
Pada umumnya karakter tidak terlahir baik atau jahat. Mereka hanya belajar bertahan dari dunia yang membentuknya. Dan terkadang, satu-satunya cara untuk bertahan adalah menemukan cinta di tengah bahaya.
Namun tak sedikit pula yang bertahan demi ambisi pribadi, atau karena dendam yang tumbuh dari trauma-jika luka masa lalu mereka lahir dari seseorang.
Dalam Rescue Me by Hiimilan, karakter Isla diciptakan dari ambisi pribadinya, dan tanpa disangka, ia justru jatuh cinta pada seseorang yang membantunya mencapai ambisi itu.
Dan dalam alur ini tergambar jelas bahwa cinta, balas dendam, dan ambisi bisa berjalan beriringan. Asal dikemas sebaik mungkin.
- Ciptakan suasana di lingkungan karakter
Suasana dalam dark romance selalu di ciptakan dengan suasana gelap. Bukan gelapnya malam, tapi gelap dari segi hawa, atmosfer, keadaan. Bahkan ketika ada matahari, cahaya itu terasa muram. Dan kalau suasananya tenang-buat bahwa ketenangan itu mengancam karakter.
- Hubungan antar karakter
Pertajam alasan karakter saling terhubung. Di saat masing-masing punya konflik yang mungkin berlawanan. Karena jarang juga yang konfliknya searah.
Dalam dark romance jarang sekali ada dua karakter yang punya arah hidup yang sama. Kebanyakan arah hidup mereka berlawanan. Seperti api bertemu bensin, tapi justru dari perbedaan itu muncul koneksi yang kuat.
Dan yang membuat chemistry mereka kuat bukan karena romantis, tapi karena tiap interaksi mereka sudah seperti taruhan.
Siapa yang akan menang dan siapa yang justru kalah karena jatuh cinta?
3. Konflik
Ciptakan fonlik yang keras. Kebanyakan memang konflik dark roamnce itu-itu saja, tapi cara penulis berbeda-beda dalam mengelolahnya.
Karena di dark romance, konfliik keras saja tidak cukup. Pembaca sudah sering bertemu tema yang sama. Kekerasan, pengkhianatan, trauma, kehilandan, dan sebagainya. Yang membuatnya berbeda itu bagaimana penulis menyelam ke dalam perasaan karakter saat semua itu terjadi.
Buat konflik yang berhasil mengubah arah pandang karakter. Entah akan mempengharuhi sikap, kepribadian, atau bahkan prinsip hidupnya.
4. Plot
Plot dalam dark romance adalah jawaban dari semua "kenapa".
Kenapa dua orang yang seharusya saling menghancurkan malah tertarik satu sama lain?
Kenapa mereka tidak bisa kabur meskipun tahu itu akan menyakitkan?
Kenapa dunia mereka segelap itu dari awal? Semua “kenapa” itu dijawab dalam plot.
5. Ending
Ending dari dark romance tidak harus bahagia, tidak juga harus tragis. Yang paling penting justru, ending yang logis, terasa pas, dan sejalan dengan perjalanan emosional karakter.
Kalau dari awal hubungan dua karakter penuh luka, manipulasi, dan trauma, tidak mungkin tiba-tiba happy ending. Tapi kalau di buat sad ending yang bermaksud kelihatan dark juga tidak benar.
Ending yang bagus dalam dark romance adalah ending yang pahit tapi masih bisa di terima.
Dark romance bukan tentang menang atau kalah, tapi tentang nyelesaiin lingkaran luka dengan cara yang paling jujur buat cerita itu.
Komentar
Posting Komentar